ANALISIS PENYALAHGUNAAN STIKER WHATSAPP SEBAGAI SARANA PENGHINAAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM DAN PASAL 27A UNDANG UNDANG INFORMASI TRANSAKSI ELEKTRONIK (UU ITE)

BUSROLANA, BUSROLANA (2025) ANALISIS PENYALAHGUNAAN STIKER WHATSAPP SEBAGAI SARANA PENGHINAAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM DAN PASAL 27A UNDANG UNDANG INFORMASI TRANSAKSI ELEKTRONIK (UU ITE). Other thesis, Imstitut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf]
Preview
Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (193kB) | Preview
[thumbnail of BAB II.pdf]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (194kB) | Preview
[thumbnail of BAB III.pdf]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (168kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV.pdf]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (469kB) | Preview
[thumbnail of BAB V.pdf]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (160kB) | Preview

Abstract

Busro lana. 2025 11636210010. Analisis Penyalahgunaan stiker whatsapp
sebagai sarana penghinaan dalam perspektif hukum pidana islam dan pasal
27A UU ITE. Program studi hukum pidana islam, institut Agama Islam Fakultas
Hukum Dan Syariah Istitut Agama Islam Syaikhona Moh. Cholil Bangkalan.
Pembimbing: Achmad S.SoS.,M.H.I.
Kata kunci : stiker whatsapp, hpi, uu ite
Penelitian ini membahas penyalahgunaan stiker WhatsApp sebagai sarana
penghinaan dalam komunikasi digital, khususnya dalam perspektif hukum pidana
Islam dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Perkembangan teknologi informasi telah membuka ruang baru dalam komunikasi,
namun juga menimbulkan tantangan hukum terkait perlindungan kehormatan dan
nama baik individu. Penggunaan stiker tanpa izin, terutama yang memuat wajah
orang lain, dapat berdampak negatif secara sosial dan psikologis, terutama bagi
Generasi Z yang aktif di media sosial. Melalui pendekatan normatif, penelitian ini
menekankan pentingnya etika digital dan regulasi yang mampu mengimbangi
perkembangan teknologi guna menjaga martabat individu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis
penyalahgunaan stiker WhatsApp sebagai bentuk penghinaan dalam komunikasi
digital, dengan menyoroti karakteristik konten dan konteks penggunaannya yang
dapat merendahkan martabat seseorang. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji
relevansi dan penerapan Pasal 27A UU ITE dalam menangani kasus penghinaan
melalui stiker, serta menilai kecukupan regulasi tersebut dalam menjawab
tantangan hukum di era teknologi informasi yang terus berkembang.
Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan fokus pada
studi literatur dan analisis data sekunder untuk mengkaji penyalahgunaan stiker
WhatsApp sebagai bentuk penghinaan dalam komunikasi digital. Melalui
pendekatan analisis kasus dan aspek hukum, penelitian ini meninjau relevansi Pasal
27A UU ITE serta pandangan hukum pidana Islam terhadap tindakan tersebut.
Sumber hukum yang digunakan meliputi bahan primer seperti undang-undang,
serta bahan sekunder berupa literatur dan hasil riset sebelumnya, yang dikumpulkan
melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara sistematis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan stiker WhatsApp
sebagai sarana penghinaan merupakan pelanggaran serius baik secara sosial, etika,
maupun hukum. Dalam hukum pidana Islam, tindakan ini termasuk jarîmah ta’zir
yang merusak kehormatan dan martabat individu, sedangkan dalam hukum positif
Indonesia, khususnya Pasal 27A UU ITE, perbuatan tersebut dapat dikenai sanksi
pidana. Penggunaan stiker yang mengandung unsur penghinaan, terutama dengan
memanfaatkan foto orang lain tanpa izin, juga melanggar hak privasi dan data
pribadi. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran hukum dan etika digital dalam
berkomunikasi agar tercipta ruang digital yang sehat dan menghormati hak
setiap individu.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: WhatsApp stickers, hpi, uu ite.
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: busrolana busrolana
Date Deposited: 11 Jun 2025 03:41
Last Modified: 11 Jun 2025 03:41
URI: http://repository.iaisyaichona.ac.id/id/eprint/133

Actions (login required)

View Item
View Item