PENERAPAN SISTEM KEMITRAAN PENGEMUDI PADA PT LALAMOVE PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH DI SURABAYA

Makmun, M (2025) PENERAPAN SISTEM KEMITRAAN PENGEMUDI PADA PT LALAMOVE PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH DI SURABAYA. Other thesis, institut agama islam syaichona mohammad cholil.

[thumbnail of PENDAHULUAN (1).pdf]
Preview
Text
PENDAHULUAN (1).pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (350kB) | Preview
[thumbnail of BAB II.pdf]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (778kB) | Preview
[thumbnail of BAB III.pdf]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (442kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV.pdf]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (596kB) | Preview
[thumbnail of BAB V.pdf]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (141kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf

Download (371kB) | Preview

Abstract

Perkembangan teknologi telah mendorong lahirnya berbagai platform transportasi daring, salah satunya PT LALAMOVE yang menerapkan sistem kemitraan dengan para pengemudi. Sistem kemitraan ini menimbulkan berbagai persoalan dalam praktiknya, terutama terkait kejelasan hak dan kewajiban antara perusahaan dan mitra pengemudi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem kemitraan di PT LALAMOVE serta bagaimana tinjauan ekonomi syariah terhadap sistem tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah mitra pengemudi dan pihak manajemen PT LALAMOVE di Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kemitraan yang diterapkan PT LALAMOVE bersifat fleksibel namun tidak sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah. Tidak adanya akad tertulis yang jelas, dominasi perusahaan dalam pengambilan keputusan, serta pembebanan seluruh biaya operasional kepada mitra pengemudi menunjukkan adanya unsur ketidakadilan (ẓulm) dan gharar (ketidakjelasan) dalam hubungan kemitraan. Dalam perspektif ekonomi syariah, kemitraan harus didasari akad yang transparan dan berkeadilan agar tercipta hubungan yang saling menguntungkan dan membawa keberkahan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Depositing User: m makmun
Date Deposited: 11 Jun 2025 08:28
Last Modified: 08 Jul 2025 06:41
URI: http://repository.iaisyaichona.ac.id/id/eprint/170

Actions (login required)

View Item
View Item