Hosein, Mohammad (2025) Pengaruh relokasi tempat terhadap pendapatan pedagang perspektif ekonomi islam dijalan tangkel desa benangkah kecamatan burneh Kabupaten bangkalan. Other thesis, Institut agama islam syaichona Mohammad cholil.
PENDAHULUAN HUSEIN-1.pdf
Download (1MB) | Preview
BAB I HUSEIN.pdf
Download (443kB) | Preview
BAB II HUSEIN.pdf
Download (702kB) | Preview
BAB III HUSEIN.pdf
Download (547kB) | Preview
BAB IV HUSEIN.pdf
Download (502kB) | Preview
BAB V HUSEIN.pdf
Download (219kB) | Preview
LAMPIRAN HUSEIN.pdf
Download (947kB) | Preview
Abstract
Relokasi pedagang merupakan upaya penataan wilayah yang dilakukan oleh pemerintah Desa Benangkah, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan layak bagi aktivitas ekonomi. Namun, kebijakan ini memunculkan tantangan bagi pedagang, terutama dalam hal adaptasi di lokasi baru dan dampaknya terhadap pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh relokasi tempat terhadap pendapatan pedagang dalam perspektif ekonomi Islam, dengan mengkaji kesesuaian kebijakan relokasi terhadap prinsip-prinsip syariah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis regresi linier sederhana. Sampel berjumlah 38 responden, yaitu pedagang yang telah direlokasi. Data dikumpulkan melalui angket/kuesioner dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Variabel relokasi diukur berdasarkan lima indikator: niat dan etika, keadilan dan kesetaraan, musyawarah, kemaslahatan, serta perlindungan hak. Sementara pendapatan diukur melalui indikator konsumsi, tabungan, investasi, dan zakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa relokasi tempat berjualan memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap peningkatan pendapatan pedagang. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 16,693 lebih besar dari t tabel 1,68830 dengan nilai signifikansi 0,000. Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,886 menunjukkan bahwa 88,6% perubahan pendapatan dipengaruhi oleh relokasi, sementara sisanya 11,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Dalam perspektif ekonomi Islam, relokasi yang dilakukan telah memenuhi prinsip-prinsip dasar seperti al-‘adl (keadilan), al-maslahah (kemaslahatan), syura (musyawarah), dan la zarar (tidak membahayakan). Proses relokasi dilakukan secara persuasif dan beretika, memperhatikan hak pedagang serta bertujuan menciptakan kebaikan bersama. Pendapatan yang meningkat pascarelokasi menunjukkan adanya keberkahan (barakah) dalam usaha yang dilakukan sesuai prinsip halal dan thayyib. Dengan demikian, relokasi ini tidak hanya efektif secara ekonomi, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai Islam dalam membangun keadilan sosial dan kesejahteraan umat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting |
| Depositing User: | Mohammad hosein |
| Date Deposited: | 11 Jun 2025 13:49 |
| Last Modified: | 11 Jun 2025 13:49 |
| URI: | http://repository.iaisyaichona.ac.id/id/eprint/177 |
