ANALISIS KASUS CAROK BERBASIS TRADISI DI TANJUNG BUMI: STUDI KOMPARASI HUKUM POSITIF DAN HUKUM PIDANA ISLAM (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 97/PID.B/2024/PN/ Bkl dan 98/PID.B/2024/PN/ Bkl )

Nanda, Nilafa (2025) ANALISIS KASUS CAROK BERBASIS TRADISI DI TANJUNG BUMI: STUDI KOMPARASI HUKUM POSITIF DAN HUKUM PIDANA ISLAM (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 97/PID.B/2024/PN/ Bkl dan 98/PID.B/2024/PN/ Bkl ). Other thesis, Istitut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf]
Preview
Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (602kB) | Preview
[thumbnail of BAB II..pdf]
Preview
Text
BAB II..pdf

Download (387kB) | Preview
[thumbnail of BAB III..pdf]
Preview
Text
BAB III..pdf

Download (214kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV..pdf]
Preview
Text
BAB IV..pdf

Download (575kB) | Preview
[thumbnail of BAB V.pdf]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (195kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf

Download (151kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik carok sebagai bentuk kekerasan berbasis tradisi di Madura, khususnya dalam perspektif hukum positif Indonesia dan hukum pidana Islam. Studi ini difokuskan pada Putusan Nomor 97/Pid.B/2022/PN Bkl yang memuat kasus carok di Bangkalan, untuk mengkaji bagaimana peradilan umum menilai dan menjatuhkan putusan terhadap tindak pidana pembunuhan berlatar belakang budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris dengan teknik analisis deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum positif, pelaku carok dikenai sanksi pidana sesuai Pasal 338 dan/atau 340 KUHP tanpa mempertimbangkan aspek budaya sebagai faktor pemaaf. Sementara dalam perspektif hukum pidana Islam, tindakan carok dapat dikategorikan sebagai qatl al-‘amd (pembunuhan sengaja) dengan sanksi qisas atau diyat, namun faktor niat, motif, dan adat istiadat dapat memengaruhi keputusan hakim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara hukum positif dan hukum pidana Islam dalam memaknai dan menangani tindak pidana yang berlatar belakang budaya lokal. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya harmonisasi hukum nasional dengan nilai-nilai lokal dan keadilan substantif.

Kata kunci: Carok, Hukum Positif, Hukum Pidana Islam, Pembunuhan, Madura, Budaya, Putusan Hakim

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JQ Political institutions Asia
Depositing User: Nilafa Nanda
Date Deposited: 12 Jun 2025 00:41
Last Modified: 08 Jul 2025 06:47
URI: http://repository.iaisyaichona.ac.id/id/eprint/180

Actions (login required)

View Item
View Item