Nadipah, Nadipah (2025) ANALISIS PENERAPAN KEPATUHAN SYARI’AH (SYARI’AH COMPLIACE) DALAM PRODUK LEMBAGA KEUANGAN SYARI’AH DI BAZNAS KEBUPATEN BANGKALAN. Other thesis, Ekonomi Syari'ah.
PENDAHULUAN.pdf
Download (782kB) | Preview
BAB I.pdf
Download (323kB) | Preview
BAB II.pdf
Download (394kB) | Preview
BAB III.pdf
Download (316kB) | Preview
BAB IV.pdf
Download (483kB) | Preview
BAB V.pdf
Download (219kB) | Preview
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Nadipah. 2025. NIM: 11629210061. Analisis Penerapan Kepatuhan Syariah (Syariah
Compliace) dalam Produk Lembaga Keuangan Syari’ah di BAZNAS Bangkalan. Program Studi
Ekonomi Syariah Fakultas Hukum dan Syari’ah Institut Agama Islam Syaichona Mohammad
Cholil Bangkalan Madura. Dosen Pembimbing: RAHMAT, S.sy., M.H.
Kata Kunci: Kepatuhan Syariah, Zakat Produktif, BAZNAS,
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kepatuhan syariah dalam produk
lembaga keuangan syariah di BAZNAS Kabupaten Bangkalan. Fokus kajian terletak pada
bagaimana prinsip-prinsip syariah diterapkan dalam penghimpunan, pengelolaan, dan
pendistribusian zakat, serta bagaimana kesesuaian produk zakat dengan fatwa DSN-MUI dan
regulasi nasional.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data
diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaksanaan program zakat
produktif oleh BAZNAS Bangkalan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Bangkalan telah menerapkan prinsip syariah
secara menyeluruh dalam pengelolaan produk zakat, khususnya melalui akad tabarru’ yang bebas
dari unsur riba, gharar, dan maysir. Program-program zakat produktif seperti ZISMIE, ZISMARK,
ZISKAMBING, dan ZISAUTO dirancang dengan mengedepankan prinsip maqashid syariah guna
memberdayakan mustahik secara ekonomi. Penyaluran zakat dilakukan sesuai dengan ketentuan
Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 60, dengan verifikasi lapangan yang ketat untuk memastikan
keabsahan mustahik. Produk-produk tersebut juga sejalan dengan Fatwa DSN-MUI No. 8 Tahun
2011 tentang zakat produktif dan UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Pengawasan
syariah dilaksanakan secara internal melalui rapat pleno dan monitoring meskipun belum dibentuk
Dewan Pengawas Syariah (DPS) secara struktural. Secara keseluruhan, BAZNAS Kabupaten
Bangkalan dinilai telah memenuhi prinsip-prinsip kepatuhan syariah dalam pelaksanaan program
zakatnya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HJ Public Finance |
| Depositing User: | Nadipah Nadipah |
| Date Deposited: | 06 Jul 2025 08:44 |
| Last Modified: | 06 Jul 2025 08:45 |
| URI: | http://repository.iaisyaichona.ac.id/id/eprint/287 |
