Aftina, Nuril (2025) Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO)terhadap Impulse Buying pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo Madura. Other thesis, Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil.
PENDAHULUAN.pdf
Download (1MB) | Preview
BAB I..pdf
Download (297kB) | Preview
BAB II..pdf
Download (383kB) | Preview
BAB III..pdf
Download (436kB) | Preview
BAB IV..pdf
Download (652kB) | Preview
BAB V..pdf
Download (199kB) | Preview
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) semakin banyak dialami oleh mahasiswa, terutama dengan meningkatnya penggunaan media sosial yang menampilkan berbagai tren dan gaya hidup. Kondisi ini dapat mendorong perilaku konsumtif, termasuk impulse buying. Perilaku ini dapat berdampak pada keuangan mahasiswa seperti, pengeluaran berlebihan, kurangnya kontrol diri dalam berbelanja, serta potensi kesulitan finansial. Dalam perspektif ekonomi syariah, perilaku ini dapat menimbulkan pemborosan yang bertentangan dengan prinsip keseimbangan dalam mengelola harta. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sejauh mana FOMO berpengaruh terhadap impulse buying pada mahasiswa serta melihatnya dari sudut pandang ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh positif dan bagaimana pengaruh FOMO terhadap impulse buying Perspektif ekonomi syariah pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo Madura.
Metode yang digunakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 83 mahasiswa, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dan ditentukan dengan rumus slovin. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui kuesioner online google form sebagai data primer dan dokumentasi sebagai data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan meliputi regresi linear sederhana, korelasi pearson, uji t dan koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dengan nilai signifikansi 0,000(<0,05). Koefisien korelasi sebesar 0,646 menunjukkan hubungan yang kuat antar variabel, sedangkan koefisien determinasi (R2) sebesar 41,8% variabilitas dalam impulse buying. Dalam perspektif ekonomi syariah, perilaku impulse buying yang dipicu oleh FOMO dapat bertentangan dengan prinsip maqashid syariah hifzh al-mal yakni pengelolaan harta yang seimbang, tidak berlebihan maupun kikir. Pembelian yang dilakukan secara spontan juga sering membuat perasaan menyesal muncul sehingga tidak membawa maslahah atau manfaat. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan lebih cermat dalam mengelola keuangan serta menerapkan prinsip konsumsi yang sesuai dengan ajaran Islam.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fear of Missing Out (FOMO), Impulse Buying |
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HF Commerce H Social Sciences > HM Sociology |
| Depositing User: | Nuril Aftina |
| Date Deposited: | 03 Jun 2025 07:10 |
| Last Modified: | 03 Jun 2025 07:10 |
| URI: | http://repository.iaisyaichona.ac.id/id/eprint/46 |
