ANALISIS YURIDIS SANKSI TINDAK PIDANA MAIN HAKIM SENDIRI (EIGENRICHTING) PERSPEKTIF PASAL 170 DAN 351 KITAB UNDANG -UNDANG HUKUM PIDANA DAN PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM

Ulfa, Maria (2025) ANALISIS YURIDIS SANKSI TINDAK PIDANA MAIN HAKIM SENDIRI (EIGENRICHTING) PERSPEKTIF PASAL 170 DAN 351 KITAB UNDANG -UNDANG HUKUM PIDANA DAN PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM. Other thesis, Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf]
Preview
Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (933kB) | Preview
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (272kB) | Preview
[thumbnail of BAB II.pdf]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (371kB) | Preview
[thumbnail of BAB III.pdf]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (128kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV.pdf]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (472kB) | Preview
[thumbnail of BAB V.pdf]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (95kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf

Download (62kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Maria ulfa. 2025. 11636210038. Analisis sanksi tindak pidana main hakim sendiri (eigenrichting) oleh massa dalam perspektif pasal 170 dan 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Hukum pidana islam. Program studi Hukum pidana Islam Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan Madura. Pembimbing Dr. R. Arif Muljohadi, S.H.,M.Hum.
Tindakam main hakim sendiri merupakan suatu perbuatan untuk menghukum suatu pihak tanpa melalui proses hukum yang berwenang dimana korban merupakan pelaku kejahatan sebelumnya, hal ini terjadi karena massa merasa hukum di Negara Indonesia lemah dan ketidakpercayaannya terhadap apparat penegak hukum. Sehingga dari emosi yang tidak terkontrol mengakibatkan korban kehilangan anggota tubuh atau bahkan berujung pada kematian. Tindakan ini jelas merupakan perbuatan yang dilarang baik oleh bangsa maupun agama islam maka dari itu penulis melakukan penelitian terkait sanksi terhadap pelaku tindak pidana main hakim sendiri yang dilakukan oleh massa menurut perspektif pasal 170 dan 351 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dan perspektif Hukum pidana islam.
Jenis penelitian ini menggunakan metode literatur yang didapatkan dari teori-teori, konsep dan penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik guna membangun landasan teori yang kuat. Serta menggunakan metode kepustakaan (Library Reseach) yaitu Teknik dengan cara menggali data dari dokumen-dokumen tertulis seperti buku, jurnal, karya ilmiah dan peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan penelitian ini penulis menyimpulkan tindak pidana main hakim sendiri (eigenrichting) yang dilakukan oleh massa sebagai suatu bentuk kejahatan terhadap nyawa seseorang. Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tindakan main hakim sendiri termasuk dalam kategori kekerasan yang terdapat dalam pasal 170 KUHP) diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan dan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan Penganiayaan yang menyebabkan luka-luka berat dikenakan sanksi penjara 5 tahun, Jika mengakibatkan mati dipenjara paling lama tujuh tahun. Sedangkan menurut Hukum Pidana Islam adalah hukuman qishash sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Al- Qur’an dan hukum penggantinya adalah diyat atau ta’dzir.
Kata kunci: tindak pidana main hakim sendiri, massa, sanksi

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: main hakim sendiri, massa, sanksi.
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Maria Ulfa
Date Deposited: 04 Jun 2025 06:46
Last Modified: 11 Jun 2025 07:28
URI: http://repository.iaisyaichona.ac.id/id/eprint/68

Actions (login required)

View Item
View Item